Tempat Ibadah Diperbolehkan Beraktivitas Selama PPKM, Pemkab Sampang Masih Merumuskan Surat Edaran

Pelopor.Net - 11 Juli 2021 - 06:19 WIB
Tempat Ibadah Diperbolehkan Beraktivitas Selama PPKM, Pemkab Sampang Masih Merumuskan Surat Edaran
 ()
|
Editor

SAMPANG, PELOPOR.NET – Ada ketentuan baru terkait diperbolehkannya tempat ibadah melakukan aktivitas

Ketentuan itu berdasarkan munculnya Instruksi Mendagri (Inmendagri) no 19 tahun 2021 tentang Perubahan ketiga Inmendagri no 15 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 Jawa dan Bali

Pada ketentuan Perubahan itu disebutkan tempat ibadah seperti Masjid, Musholla, Gereja, Pura, Wihara, Klenteng dan lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah tidak mengadakan kegiatan peribadatan secara berjamaah selama PPKM Darurat

Bunyi ketentuan tersebut merubah redaksi ketentuan sebelumnya yang meniadakan kegiatan peribadatan

Menanggapi munculnya ketentuan Perubahan itu Sekdakab Sampang H Yuliadi Setiawan S.Sos MM minggu 11/7 membenarkan adanya Inmendagri yang baru
“Ya benar, Inmendagri terbaru itu baru turun kemaren (sabtu 10/7),” ujarnya

Saat disinggung isi krusial Inmendagri terkait diperbolehkannya mengadakan Sholat Ied berjamaan di tempat ibadah, Yuliadi Setiawan S.Sos MM belum bisa memberikan jawaban karena masih di proses Bagian Kesra dan Hukum

Ditambahkan, Pemkab pasti akan menindaklanjuti sesuai Inmendagri yang baru

Sementara H Pardi Kepala Kemenag Sampang menjelaskan Inmendagri terbaru yang sifat nya Perubahan itu secara substansi hampir sama
“Yang membedakan kalau di ketentuan yang lama menggunakan kata “ditiadakan” sedangkan yang baru dilarang melakukan aktivitas peribadatan secara berjamaah,” jelas H Pardi

Diungkapkan secara eksplisit dimaknai oleh banyak pihak bahwa tidak dilarang beribadah ditempat ibadah tapi tidak boleh berkerumun dan dioptimalkan dirumah

Jadi semangatnya ke hati hatian untuk melindungi masyarakat terutama bagi daerah yang tergolong zona merah memerlukan ekstra ketat

Ia berharap masyarakat mengedepankan ke hati hatian dan selalu memperhatikan Protokol Kesehatan. (det/hsn)

 639 Pembaca,  6 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X