Universitas YPPI Rembang Gelar Wisuda Perdana, 42 Persen Wisudawan Raih Cumlaude

Pelopor.Net - 16 November 2022 - 20:13 WIB
Universitas YPPI Rembang Gelar Wisuda Perdana, 42 Persen Wisudawan Raih Cumlaude
 (Pelopor.Net)
|
Editor redaksi

PELOPOR.net – Rembang – Sebanyak 154 mahasiswa menorehkan sejarah menjadi wisudawan pertama Universitas YPPI Rembang (UYR). Mereka menjalani prosesi wisuda di Balai Kartini Rembang, Rabu (16/11/2022) siang.

“Perinciannya adalah 119 wisudawan dari Program Studi Manajemen, 35 wisudawan dari Program Studi Akuntansi. Sejatinya, sebelum ini sudah digelar 18 kali wisuda kelulusan. Namun ketika itu kampus masih berstatus STIE YPPI. Secara resmi status kampus berubah menjadi UYR pada April 2022 lalu sesuai SK LLDIKTI Wilayah VI.

“Pada wisuda perdana UYR, sebanyak 67 wisudawan lulus dengan pujian atau cumlaude. Perinciannya, 44 wisudawan cumlaude dari Prodi Manajemen, serta 23 wisudawan cumlaude dari Prodi Akuntansi. Dengan dimikian, total wisudawan yang meraih lulus cumlaude adalah sebanyak 42 persen.

“Sementara itu dua mahasiswa peraih prestasi terbaik bidang akademik adalah Lilis Setiani dari Prodi Manajemen dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,86. Lama studi yang ditempuh adalah 3 tahun 5 bulan. Kemudian dari Prodi Akuntansi, prestasi terbaik bidang akademik adalah Agus Widarto dengan IPK 3,95. Lama studi yang ditempuh lulusan ini adalah selama kurun waktu 3 tahun 8 bulan.

“Rektor UYR, Muhammad Asrori dalam sambutannya menyatakan, setelah secara resmi berubah bentuk menjadi universitas, penataan mutu terus dilakukan. Ada Sembilan penataan mutu yang dilakukan antara lain adalah visi, Sumber Daya Manusia (SDM) hingga pencapian Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kami membutuhkan dukungan moril, materiil dan sinergitas kelembagaan untuk mendukung penguatan UYR sebagai lembaga Pendidikan tinggi di Rembang yang kreatif, inovatif, responsif, edukatif dan bermanfaat,” Ucapnya.

“Sementara itu, sebagai peraih prestasi terbaik bidang akademik Lilis Setiani menyebut, wisuda adalah sebagai momen baru untuk melanjutkan ke dunia kerja. Sebagai sarjana, bukan hanya memiliki tanggung jawab pribadi, namun juga sosial.

“Tanggung jawab sebagai mahasiswa sudah usai. Namun, tanggung jawab atas ilmu dan gelar akan terus berada di pundah selama hayat masih dikandung badan,”Pungkaanya.

 

(Arfan/Sholeh/S)

 548 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X