Viral….Wartawan dilarang liputan pada Pelantikan Kades di Pendopo

Pelopor.Net - 22 Maret 2022 - 11:39 WIB
Viral….Wartawan dilarang liputan pada Pelantikan Kades di Pendopo
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Kajen – Acara Pengambilan Sumpah Janji dan Pelantikan Kepala Desa Masa Jabatan 2022-2028 dan Kepala Desa Antar Waktu Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 di Pendopo Bupati Pekalongan, hasil Pemilihan Kades (Pilkades) Serentak 23 Februari 2020 sebanyak 32 Kades dan 2 kades PAW yaitu Desa Watupayung, Kecamatan Kesesi dan Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto pada 20 Februari 2022 turut serta dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Pekalongan.
Senin 21/3/2022

Pelantikan Kepala Desa di Pendopo Pemkab Pekalongan, menuai permasalahan dikarenakan beberapa wartawan yang akan ikut meliput tidak diberikan kesempatan untuk dapat masuk ke lokasi kegiatan adanya oknum polisi yang berjaga di.pintu masuk Pendopo Kabupaten Pekalongan melarangnya dengan alasan menghindari kerumunan.

“Maaf saya hanya menjalankan tugas , silahkan anda menghubungi protokol pimpinan dan komunikasi, karena menghindari kerumunan. apa lagi didalam sudah banyak wartawan” terang Kompol AS melarang wartawan memasuki pendopo.

Ali Rosidin dari media Brigadir. News dan juga selaku Ketua Sekber IPJT Pekalongan Raya yang pada saat itu akan ikut liputan, mencoba menghubungi Sigit bagian Protokol Pimpinan dan Komunikasi lewat telepon selular, dan seketika mendapat jawaban, bahwa yang bersangkutan sudah koordinasi dengan Kabag Ops Kompol AS dan tetap tidak memperbolehkan masuk.

” maaf pak Ali , saya sudah koordinasikan dengan KabagOps Kompol AS tetap tidak diperbolehkan masuk lagian sudah ada orang orang PWI yang masuk didalam pendopo” terang Sigit lewat telepon selulernya.

Dengan kondisi yang demikian Ali Rosidin menjelaskan bahwa kami adalah wartawan yang bekerja dilindungi undang undang Pers.

” kami bekerja dilindungi undang undang dan perlu pak Sigit ketahui bahwa wartawan tidak hanya yang bergabung dengan PWI saja…ini jelas pelanggaran dan diskriminasi” tambah Ali .

Dengan adanya peristiwa tersebut, bisa menjadi pembelajaran bersama apa lagi berkaitan dengan sebuah profesi jurnalis yang tentunya akan mengurai fakta sesuai apa yang terjadi di lapangan dengan berita, hal ini tentunya agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai tupoksi secara proposional, apa lagi sebagai jajaran institusi hukum kepolisian yang memiliki etos kerja melindungi dan mengayomi untuk dapat mewujudkan kondusifitas dan kenyamanan pada masyarakat .

(Feri/Tim)

 822 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X