Warga Sumberjo Trucuk Keluhkan Jalan Rusak, Akibat Kendaraan Overload Galian C

Pelopor.Net - 30 November 2022 - 13:19 WIB
Warga Sumberjo Trucuk Keluhkan Jalan Rusak, Akibat Kendaraan Overload Galian C
 (Pelopor.Net)
|
Editor redaksi

PELOPOR.net – Bojonegoro – Kerusakan Jalan Desa Sumberjo menuju ke arah galian di Kecamatan Trucuk, Meresahkan warga, Kurang lebih sepanjang 300Meter diduga akibat dilintasi truk galian C, apalagi disaat musim penghujan seperti sekarang, ceceran tanah galian yang diangkut truk-truk tambang berpotensi membuat jalan semakin licin dan mengakibatkan kecelakaan.

Seperti diketahui, jalan di Desa sumberjo kecamatan trucuk mengalami kerusakan selama 1,5 bulan terakhir. Mengingat di desa tersebut terdapat aktivitas penambangan galian C untuk tanah urug yang dikomersilkan. Setidaknya dalam sehari terdapat 75 armada truk yang bolak balik hingga lima kali mengambil material.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dituntut untuk mengambil tindakan tegas atas rusaknya jalan di Desa Sumberjo, Trucuk dengan menutup tambang galian C di wilayah setempat. Pasal aktivitas angkutan tambang galian C di wilayah tersebut disinyalir menyebabkan kerusakan jalan desa hingga menimbulkan keresahan publik kepada pemerintah.

Salah satu warga yang meminta untuk dirahasiakan namanya pada hari Rabu (30/11/2023) mengatakan bahwa jalan Desa yang juga digunakan untuk beraktivitas warga semakin hari semakin rusak, hal ini seharusnya menjadi perhatian pengelola tambang untuk melakukan perbaikan, apalagi ini jalan warga.

”Kan di Desa Sumberjo ada kegiatan penambangan tanah dengan armada yang jumlahnya puluhan armada setiap harinya. Apalagi yang dilintasi itu merupakan jalan desa. Akibat muatan yang berat, sehingga jalanya semakin lama semakin hancur, Maka itu saya berharap pemerintah menutup sementara operasional pertambangan ini hingga adanya perbaikan jalan”

Saat awak media ingin menanyakan sejauh mana pihak pemerintah desa melakukan tindakan atas rusaknya jalan tersebut, Ternyata Kepala Desa Sedang tidak ada di kantor dan menyerahkan semua kepada kamituwo (perangkat desa) dan setelah kami hubungi kamituwo ternyata tidak paham akan hal tersebut.

Dengan adanya saling lempar tanggung jawab tentang perbaikan jalan menuju arah tambang Desa Sumberjo tentunya berimbas pada warga yang lewat tiap harinya, harus merasakan gelombang dan geteran saat mengenderai sepeda motor, karena kondisi jalan ini sudah rusak , ironisnya belom ada pihak terkait bisa memastikan kapan ada rencana untuk memperbaiki jalan.(Dwi)

 709 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X