Workshop Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Mengakat Konsep Dasar Literasi PAUD

Pelopor.Net - 15 Maret 2022 - 12:28 WIB
Workshop Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Mengakat Konsep Dasar Literasi PAUD
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Pasuruan – Salah satu fungsi pendidikan yang tertuang dalam UUD 1945 adalah untuk mencerdasakan bangsa. Hal tersebut juga diamanatkan dalam undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional yang berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Khususnya pendidikan anak usia dini (PAUD) ialah pendidikan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembagan anak secara menyeluruh untuk mengembangkan ragam potensi yang dimiliki anak.

Oleh karena itu PKG Kabupaten Pasuruan mengadakan Workshop Konsep Dasar Lietrasi PAUD yang dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis tanggal 09 – 10 Maret 2022 pukul 08.00 – 15.30 WIB di desa wisata Kampung Mangga Kecamatan Rembang
Mengenalkan konsep dasar literasi kepada anak usia dini merupakan awal bagi para pendidik untuk dapat mengembangkan wawasan seluas mungkin, dengan bertambahnya wawasan maka diharapkan para pendidik membawa kualitas pendidikan kearah yang lebih baik dan sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan selanjutnya
Kegiatan ini didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF NURSALIM, S.Pd, MM , Kasi Kurikulum dan Penilaian DIDIK PURNOMO, S.Pd , Kepala dan Guru PAUD se Kabupaten Pasuruan. Kegiatan Workshop ini diikuti oleh 48 orang yang terdiri dari 2 orang dari perwakilan 24 Kecamatan se-Kabupaten bertujuan untuk memupuk minat dan bakat dalam peserta didik sejak usia dini serta keberhasilan belajar anak dalam mengembangkan kemampuan kehidupannya.

Melalui pengembangan keterampilan dalam ber-literasi yang baik akan membantu siswa dalam memahami teks baik secara lisan, tulisan maupun gambar/ visual khususnya pada pendidik usia dini yakni membangun budaya awal kemampuan literasi anak usia dini yang juga dapat memberikan informasi kepada pendidik terkait kesulitan membaca dan menulis. Pada sisi lain diungkapkan bahwa pengalaman anak dalam berinteraksi dengan literasi sejak dini akan menyiapkan anak secara matang untuk mengikuti pembelajaran sekolah pada tingkatan berikutnya.

Menurut Nursalim selaku Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF “Mengatakan Bahwa ,Secara sederhana, kemampuan literasi adalah kemampuan membaca, menulis, dan mencari informasi yang tepat. Kemampuan ini sangat penting dimiliki individu dan harus ditingkatkan untuk mencapai masa depan yang lebih optimal.

Namun sayangnya, kemampuan literasi Indonesia masih sangat rendah yakni menempati rangking ke-62 dari 70 negara. Hal tersebut sesuai dengan hasil survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) dan dirilis oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) tahun 2019.
Atas dasar tersebut Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan merasa sangat terpanggil jangan sampai anak usia dini kurang tanggap dalam hal kemampuan membaca dan menulismenulis, Lebih lanjut.

Pentingnya peran guru dalam meningkatan literasi merupakan pilar utama dalam pendidikan, mengingat perannya yang sangat penting yaitu untuk mencerdaskan bangsa, menanamkan karakter, dan meningkatkan kemampuan literasi siswa. Di kelas, guru berperan sebagai fasilitator, motivator, pengajar sekaligus pembimbing bagi siswa.

Guru juga berperan untuk mengatasi permasalahan rendahnya kemampuan literasi anak Indonesia dengan menciptakan kegiatan pembelajaran yang menarik dan membuat program literasi di kelas.

(R Hamzah)

 363 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X