pelopor.net
Berita DIY Headline

Wujudkan Kemandirian Pangan Di Masa Pandemi Covid-19, Melalui Pasar Tani Sangga Boga

Kulon Progo, Pelopor.net – Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo resmikan pembukaan Pasar Tani Sangga Boga Kulon Progo dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, di Kompleks Pasar Hewan Terpadu, Pengasih.  Jumat (8/1/2021).

Bupati berharap kegiatan ini akan membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat guna mewujudkan kemandirian pangan dan optimalisasi lahan pekarangan dalam meningkatkan ketersediaan pangan yang Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di masa pandemi seperti saat ini.

Apalagi pada masa pandemi Covid-19 ini memaksa setiap orang untuk tetap bertahan secara ekonomi, akan tetapi tetap aman dari penularan virus Covid-19.

“Kondisi ini membuat kita harus berpikir kreatif untuk tetap produktif, agar bisa terus menopang kebutuhan pangan dan ekonomi rumah tangga”, ujar Bupati

Oleh karena itu menurutnya sangat tepat kiranya dilaksanakan kegiatan Pasar Tani ini untuk mendukung kemandirian pangan dengan semangat Bela Beli Kulon Progo melalui pemberdayaan masyarakat petani yang terlibat secara langsung dalam memasarkan hasil pertanian, sehingga memperoleh nilai tambah.

Bupati Kulon Progo Sutedjo mengapresiasi semua pihak atas terlaksananya Pasar Tani yang dipioniri oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kapanewon Pengasih. Kegiatan ini juga merupakan kelanjutan dari Program GEMPAR yang terus dikawal oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, yang mengerahkan seluruh penyuluh yang ada di lapangan untuk mendampingi dan memfasilitasi KWT-KWT yang ada dengan kegiatan pemanfaatan pekarangan (diantaranya berupa penyediaan bibit tanaman buah, sayur, ikan dan ternak, pelatihan serta pendampingan).

Sangga Boga ini memiliki arti sangga yakni mendukung atau menopang dan boga itu berarti pangan atau dapat dikatakan bahwa kegiatan ini adalah untuk menopang kemandirian pangan. Kita dapat melihat disini berbagai produk olahan (seperti keripik, olahan lidah buaya, aneka olahan jamur, gula kelapa, gula kristal), produk segar (seperti aneka bibit sayuran, berbagai sayuran segar), berbagai macam tepung (seperti tepung mocaf, tepung garut) dan produk minuman (seperti wedang uwuh, kunyit asam, sirup alang-alang) dapat kita jumpai disini dan semua adalah produksi sendiri. Bahkan telur ayam Jawa super dan telur ayam kampung unggul dari Balai Penelitian Peternakan juga dapat kita peroleh disini.

Tentunya hal ini sangat membanggakan bagi masyarakat, bahwa mereka tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan berbagai produk pertanian, karena semua bisa kita dapatkan dari bumi Kulon Progo.

“Kiranya semangat berjuang untuk mengatasi efek dari pandemi Covid 19 ini harus terus kita gelorakan, mari berjuang bersama mengelola potensi yang ada dengan semangat Bela Beli Kulon Progo”, imbuh Bupati.

Dihadiri oleh Ketua Komisi II DPRD Kulon Progo dan jajaran, Kepala OPD terkait, Panewu Pengasih dan Lurah Sendangsari. (faris)